SEO BLOG & TEMPLATES
ENSIKLOPEDIA KINERJA APARATUR NEGARA

D I R E K T O R I
Amung Us
CB Magazine »
EKSEKUTIF
,
SUARA RAKYAT
»
Lakukan Serangan Fajar, Oknum Camat di Bone Nyaris Dimassa
Lakukan Serangan Fajar, Oknum Camat di Bone Nyaris Dimassa
Posted by CB Magazine on |
EKSEKUTIF,
SUARA RAKYAT
BONE - Menjelang digelarnya Pemilihan Bupati (Pilbup) Bone dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel pada 22 Januari mendatang, seorang oknum camat nyaris diamuk warga Kampung Bajo, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Sekitar pukul 23.30 Wita, abdi negara tersebut kedapatan melakukan serangan fajar dengan membagikan gula disertai baju bergambar pasangan calon Bupati Bone, Andi Irsan Idris Galigo-Andi Yuslim Patawari.
Seorang warga, Suarman, mengaku melihat rombongan mobil oknum camat ini memasuki setiap rumah warga. "Saya liat ada pembagian gula pasir dan baju atribut pasangan calon Bupati Bone. Kecurigaan saya itu kemudian saya laporkan ke Panwaslu kecamatan," ujar Suarman di lokasi, Minggu (20/1/2013).
Sementara itu, seorang anggota Panwaslu setempat, Andi Syam Mappasissi, mengatakan timnya mendapati 10 kantong plastik gula pasir disertai baju. Barang bukti itu kemudian di sita, baik yang sudah dibagikan maupun masih berada di dalam mobil.
"Setelah kami ikuti mobil camat tersebut ditemukan 10 kantong plastik gula pasir yang disertai dengan baju disita dari warga. Dan masih banyak lagi," kata Syam di posko kantor Panwascam.
Di tempat yang sama, AH membantah keras mendukung salah satu calon Bupati Bone. Dia berdalih hanya melakukan silaturahmi kepada warga, selaku orang nomor satu di Kecamatan Tanete Riattang. "Saya dan pasangan calon bupati lain adalah kakak dan keluarga saya semua," kilahnya.
Sementara itu, Humas Polres Bone, Kompol Abdul Muin saat dihubungi mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan dari panwaslu. Menurutnya, panwaslu masih melakukanpemeriksaan terhadap camat tersebut, dan nanti setelah mendapat laporan pihaknya akan menindaklanjuti.
"Akan tindaklanjuti sesuai dengan wewenang kami. Dan ini masa tenang tidak boleh memberikan sesuatu barang untuk mempengaruhi calon lain," katanya.-/okzn\-.
Seorang warga, Suarman, mengaku melihat rombongan mobil oknum camat ini memasuki setiap rumah warga. "Saya liat ada pembagian gula pasir dan baju atribut pasangan calon Bupati Bone. Kecurigaan saya itu kemudian saya laporkan ke Panwaslu kecamatan," ujar Suarman di lokasi, Minggu (20/1/2013).
Sementara itu, seorang anggota Panwaslu setempat, Andi Syam Mappasissi, mengatakan timnya mendapati 10 kantong plastik gula pasir disertai baju. Barang bukti itu kemudian di sita, baik yang sudah dibagikan maupun masih berada di dalam mobil.
"Setelah kami ikuti mobil camat tersebut ditemukan 10 kantong plastik gula pasir yang disertai dengan baju disita dari warga. Dan masih banyak lagi," kata Syam di posko kantor Panwascam.
Di tempat yang sama, AH membantah keras mendukung salah satu calon Bupati Bone. Dia berdalih hanya melakukan silaturahmi kepada warga, selaku orang nomor satu di Kecamatan Tanete Riattang. "Saya dan pasangan calon bupati lain adalah kakak dan keluarga saya semua," kilahnya.
Sementara itu, Humas Polres Bone, Kompol Abdul Muin saat dihubungi mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan dari panwaslu. Menurutnya, panwaslu masih melakukanpemeriksaan terhadap camat tersebut, dan nanti setelah mendapat laporan pihaknya akan menindaklanjuti.
"Akan tindaklanjuti sesuai dengan wewenang kami. Dan ini masa tenang tidak boleh memberikan sesuatu barang untuk mempengaruhi calon lain," katanya.-/okzn\-.
Tweet

Top 5 Popular of The Week
-
CIANJUR - Selain salah satu paslon dilaporkan ke Bawaslu RI, Tim Advokasi Paslon Pilkada Kabupaten Cianjur nomor tiga, Suranto-Aldwin Raha...
-
Temuan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) tentang proyek penanggulangan banjir di Perumnas 3 Kelurahan Aren Ja...
-
Cianjur - Dari 1.240.000 surat suara yang diterima KPUD Cianjur, Jawa Barat, untuk keperluan Pilkada 9 Desember mendatang, sekitar 2,5 perse...
-
SRAGEN – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sragen menjatuhkan vonis pidana sebulan penjara kepada Camat Sambirejo Suhariyanto karena terb...
-
Kepala Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Ikin Sodikin, terdakwa kasus pelanggaran kampanye Pilkada Pangandaran, divonis...
-
Jakarta,-- Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penahanan terhadap Direktur PT Ciputra Optima Mitra Rudiyanto, Selasa (24/11) sore. Rudiya...
-
JAKARTA,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkaji ada atau tidak tindak pidana kasus korupsi dalam pencatutan nama Presiden Joko Widod...
-
Bandung - Upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2016 di Jabar telah diteken Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Upah tertinggi yakni Kabupaten K...
-
Cianjur – Akhirnya, sejumlah pelanggaran dan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Cianjur 2105 dilaporkan ke sejumla...
-
JAKARTA, -- Walikota Palembang, Sumatera Selatan, Eddy Santana Putra MT menikahi siri model panas, Eva Ajeng tanpa seizin istrinya, Sri...