SEO BLOG & TEMPLATES
ENSIKLOPEDIA KINERJA APARATUR NEGARA
D I R E K T O R I
Amung Us
CB Magazine »
LEGISLATIF
»
Diduga Terlibat Kasus Suap 3 Anggota DPRD KalTeng Ditangkap
Diduga Terlibat Kasus Suap 3 Anggota DPRD KalTeng Ditangkap
Posted by CB Magazine on |
LEGISLATIF
Kalimantan, - Kabar mengejutkan datang dari para wakil rakyat di Kabupaten Kapuas. Beberapa jam lalu, tiga anggota DPRD Kapuas berinisal TM, PDI Perjuangan, Ep (Gerindra), dan Rn (PAN) dikabarkan dicokok polisi.
Ketiga wakil rakyat itu langsung digelandang ke Mapolres Kapuas. Belum diketahui secara pasti kasus yang melilit ketiganya. Ketiganya terjaring di kediaman TM di Jalan Tambun Bungai. Namun dari informasi yang dihimpun Kalteng Pos (Grup JPNN.com), mereka terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
Sumber Kalteng Pos dari Tipikor Polda Kalteng Pos membenarkan, wakil rakyat itu tertangkap tangan kasus suap.
“Benar ada penangkapan anggota DPRD Kapuas. nanti konfirmasi langsung kepada Pak Dir,” ujarnya.
Salah satu pejabat yang saat ini tidak diketahui keberadaannya yakni IM, slaah satu pejabat di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas.
IM disebut-sebut berperan dalam kasus tersebut. "Kami masih konsentrasi mencari keberadaan IM. Sampai sekarang belum diketahui keberadaannya," kata sumber Kalteng Pos dari kepolisian.
IM sendiri menduduki jabatan strategis di Dinas Pekerjaan Umum Kapuas sebagai salah satu kepala bidang. Informasi yang diperoleh Kalteng Pos, IM yang menyerahkan uang itu kepada wakil rakyat di sekitar Jembatan Pulau Petak di Jalan Trans Kalimantan, Selasa (25/11) sore.
Sejumlah barang bukti dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) telah diamankan di Mapolda Kalteng.
Barang bukti yang turut dibawa bersama delapan orang itu seperti dua buah mobil jenis Fortuner plat merah KH 2 BU warna hitam milik Ketua DPRD Mahmud dan Hilux KH 8203 BW warna silver milik Imanuah.
Barang bukti lainnya satu buah dos warna coklat, tiga buah tas satu di antaranya berlogo PDI Perjuangan, satu buah koper dan bungkusan plastik warna putih. Diduga, di dalamnya berisikan uang sekitar Rp 2,9 miliar dan surat-surat penting lainnya. Informasinya, masih ada 4 unit mobil yang masih diamankan di Polres Kapuas.
Direktur Reskrimsus Polda Kalteng Kombes Anton Sasono SH MHum saat dikonfirmasi tidak mau berkomentar banyak saat awak media meminta keterangan. - (etosh) - .
Tweet
Top 5 Popular of The Week
-
JAKARTA, -- Enam tersangka kasus korupsi di Bank BRI cabang khusus Jakarta tidak ditahan dan hanya dikenakan status pencekalan. “Mere...
-
CIANJUR - Selain salah satu paslon dilaporkan ke Bawaslu RI, Tim Advokasi Paslon Pilkada Kabupaten Cianjur nomor tiga, Suranto-Aldwin Raha...
-
Temuan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) tentang proyek penanggulangan banjir di Perumnas 3 Kelurahan Aren Ja...
-
SRAGEN – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sragen menjatuhkan vonis pidana sebulan penjara kepada Camat Sambirejo Suhariyanto karena terb...
-
Surabaya, - Gubernur Jawa Timur Soekarwo resmi menetapkan besaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) untuk 38 kabupaten/kota yang berlaku pe...
-
JAKARTA - Gabungan serikat buruh dalam Komite Aksi Upah siap melakukan unjuk rasa yang dinamai Aksi Mogok Nasional. Presiden Konfederasi Ser...
-
Kupang - Ratusan warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PLN area cabang NTT, Jumat, 20 November 2...
-
PALEMBANG - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (17/11/2015) kembali menyidangkan gugatan perdata Kementerian Lingkungan ...
-
Bandung - Upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2016 di Jabar telah diteken Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Upah tertinggi yakni Kabupaten K...
-
Jakarta,-- Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penahanan terhadap Direktur PT Ciputra Optima Mitra Rudiyanto, Selasa (24/11) sore. Rudiya...
